Inovasi Dinas PPPA “SULAM TAPIS LAMPUNG”

By Faisal 17 Mar 2020, 10:00:00 WIB Olahraga
Inovasi Dinas PPPA “SULAM TAPIS LAMPUNG”

Industri Rumahan (IR) merupakan salah satu usaha mikro yang banyak menyerap tenaga kerja perempuan, namun dalam pelaksanaannya belum banyak mendapat dukungan dari para pihak terkait. Untuk dapat mengembangkan Industri Rumahan secara efektif dan efisien maka diperlukan peran serta pemerintah dan pemerintah daerah dengan tetap memperhatikan aspek perspektif gender dan perlindungan hak anak.
Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) khususnya terhadap perempuan dan anak paling banyak disebabkan oleh faktor ekonomi. Bahkan keterbatasan ekonomi keluarga menjadi penyebab utama KDRT dan perceraian. Sehingga untuk menekan angka KDRT dan perceraian yang terus meningkat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah Industri Rumahan (IR) bagi perempuan pedesaan agar dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
Industri Rumahan (IR) berpotensi besar dalam memperkuat ketahanan keluarga, baik dari aspek ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan serta relasi anggota keluarga yang lebih harmonis. Selain itu IR mendorong kemandirian perempuan di bidang ekonomi dan pengambila keputusan.
Sebagai kawasan asal muasal kain Tapis, terdapat beragam pengerajin kain Tapis. mulai dari bisnis berbasis home industry hingga usaha pembuatan kain Tapis dalam skala besar. Kabupaten Pesawaran terdapat sebuah desa yang sebagian besar ibu ibu dalam suatu desa tersebut menggeluti usaha pembuatan kain tapis yaitu Desa Negeri Katon, namun demikian pengrajin tapis juga tersebar di 11 Kecamatan Kabupaten Pesawaran.
Setiap rumah dalam kawasan desa Negeri Katon mengerjakan pembuatan sulam tapis. Aktivitas menapis atau menyulam tapis pada umumnya dilakukan oleh ibu ibu atau remaja puteri. Bapak bapak atau pria dewasa cenderung melakukan aktivitas bercocok tanam di kebun. Tapis yang dibuat oleh ibu ibu di Negeri Katon tak hanya sebatas kain atau selendang saja, tetapi merambah pada kerajinan tangan lainnya. Mulai dari taplak meja, hiasan dinding, tutup dan tatakan gelas hingga dompet, kerudung dan juga busana muslim.
Meningkatnya peminat terhadap kerajinan kain tapis, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesawaran berinisitif untuk melakukan kegiatan Pembinaan Industri Rumahan untuk membuka wawasan kepada perempuan di 8 Kecamatan di Kabupaten Pesawaran tentang kreatifitas Kain Tapis agar dapat dimanfaatkan tidak hanya sebagai kain saja, namun bisa dijadikan kerajinan tangan lainya.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Robby Prihandaya - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Nial

    Harus ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video